1Tiga kriteria yang harus dipenuhi
Kontrak memenuhi VFA bila syaratnya menyatakan pemegang polis berpartisipasi atas sekumpulan underlying items yang jelas, entitas berjanji membayar sebagian substansial dari nilai wajar imbal hasilnya, dan sebagian substansial perubahan yang dibayarkan bervariasi mengikuti underlying items.
2Imbalan entitas adalah fee variabel
Pada kontrak seperti ini, bagian entitas atas underlying items dikurangi arus kas pemenuhan yang tidak bervariasi adalah imbalan atas jasanya. Karena itu perubahan nilai underlying items yang menjadi bagian entitas menyesuaikan CSM, bukan langsung menjadi laba periode berjalan.
3Akibatnya pada laba
Imbal hasil yang lebih tinggi menaikkan bagian entitas dan menambah CSM; imbal hasil yang lebih rendah menguranginya. Dampak pada laba periode berjalan karena itu jauh lebih halus daripada pengukuran umum — sampai CSM habis dan kekurangannya menjadi loss component.
Contoh angka
| Nilai dana awal | 1.000,00 |
| Imbal hasil dana 8% | 80,00 |
| Biaya pengelolaan 1,8% dari dana | 19,44 |
| Tambahan bagian entitas | 1,44 |
| CSM sesudah penyesuaian | 61,44 |
Dana yang naik 8% menambah biaya pengelolaan yang dapat dipungut entitas: 1,8% dari 1.080 adalah 19,44, sedangkan dari 1.000 hanya 18. Selisih 1,44 itu menyesuaikan CSM — dari 60 menjadi 61,44 — bukan langsung menjadi laba.
Poin penting
- VFA hanya untuk kontrak partisipasi langsung yang memenuhi ketiga kriteria sejak awal.
- Perubahan bagian entitas atas underlying items menyesuaikan CSM, bukan laba periode berjalan.
- Biaya yang sudah dipungut dari dana adalah laba yang terealisasi melalui pelepasan CSM, bukan penyesuaian CSM.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menilai kriteria VFA dari perilaku historis, bukan dari syarat kontrak.
- Mendiskonto seluruh arus kas pada satu tingkat, padahal arus kas yang bervariasi mengikuti imbal hasil underlying items.
Istilah di modul ini