1LRC dihitung dari premi, bukan dari proyeksi
Liabilitas sisa pertanggungan dimulai dari premi yang diterima, dikurangi arus kas akuisisi yang ditangguhkan, lalu dikurangi pendapatan yang sudah diakui. Tidak ada CSM dan biasanya tidak ada diskonto, karena kontraknya pendek dan tidak memuat komponen pendanaan signifikan.
2Klaim yang sudah terjadi diukur terpisah
Begitu klaim terjadi, ia berpindah dari liabilitas sisa pertanggungan ke liabilitas klaim terjadi, dan diukur sebagai nilai kini arus kas klaim yang belum dibayar ditambah penyesuaian risiko. Bila klaim diselesaikan lebih dari setahun setelah terjadi, liabilitas itu wajib didiskonto.
3Kelayakannya dibuktikan, bukan diasumsikan
PAA boleh dipakai bila masa pertanggungan tidak lebih dari dua belas bulan. Di luar itu, entitas harus menunjukkan bahwa hasilnya tidak berbeda material dari pengukuran umum atas arus kas yang sama — dan itulah yang dikerjakan sakelar uji kelayakan di layar PAA Generator.
Contoh angka
| Premi diterima di awal | 1.200,00 |
| Pendapatan diakui sampai bulan 6 | 600,00 |
| LRC akhir bulan 6 | 600,00 |
| Klaim terjadi sampai bulan 6 | 400,00 |
| LIC akhir bulan 6 bila separuh sudah dibayar | 200,00 |
Selama pengakuan pendapatan mengikuti berlalunya waktu, LRC turun rata setiap bulan. Pada bulan keenam, separuh premi sudah menjadi pendapatan.
Poin penting
- LRC PAA berangkat dari premi, bukan dari proyeksi arus kas dan tanpa CSM.
- LIC tetap diukur sebagai nilai kini arus kas klaim ditambah penyesuaian risiko.
- Masa pertanggungan lebih dari 12 bulan memerlukan bukti kelayakan terhadap pengukuran umum.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai PAA untuk kontrak multi-tahun tanpa uji kelayakan yang terdokumentasi.
- Lupa menguji onerous pada PAA ketika fakta dan keadaan menunjukkan kontrak merugi.
Istilah di modul ini
- LRC
- Liabilitas atas sisa masa pertanggungan.
- LIC
- Liabilitas atas klaim yang sudah terjadi tetapi belum dibayar.
- Arus kas akuisisi
- Biaya memperoleh polis; boleh dibebankan langsung atau diamortisasi.