1Pendapatan bukan premi
Pendapatan jasa asuransi adalah imbalan yang diharapkan atas jasa yang diberikan periode itu, tanpa komponen investasi. Premi yang diterima muncul di arus kas, bukan di laba rugi. Perbedaan ini yang paling sering mengejutkan pembaca laporan pertama pasca PSAK 117.
2Hasil jasa dipisahkan dari hasil keuangan
Hasil jasa asuransi adalah pendapatan dikurangi beban jasa asuransi. Efek nilai waktu uang dan perubahan asumsi keuangan disajikan sebagai pendapatan atau beban keuangan asuransi, terpisah, dan sebagiannya dapat disajikan di penghasilan komprehensif lain.
3Rekonsiliasi adalah inti pengungkapan
Pembaca harus dapat menelusuri saldo pembuka ke saldo penutup untuk liabilitas sisa pertanggungan dan liabilitas klaim terjadi, beserta penggeraknya. Karena itu seluruh alat di Aktuarium menampilkan tie-out: bila rekonsiliasi tidak menutup, angkanya belum dapat dilaporkan.
Contoh angka
| Premi diterima | 1.000,00 |
| Komponen investasi | 300,00 |
| Dasar pendapatan | 700,00 |
| Beban jasa asuransi | 620,00 |
| Hasil jasa asuransi | 80,00 |
Premi 1.000 yang memuat komponen investasi 300 hanya menyumbang 700 ke pendapatan sepanjang masa pertanggungan; 300 sisanya adalah pengembalian dana pemegang polis.
Poin penting
- Pendapatan jasa asuransi mengecualikan komponen investasi.
- Hasil jasa asuransi disajikan terpisah dari pendapatan dan beban keuangan asuransi.
- Rekonsiliasi saldo LRC dan LIC wajib menutup sebelum angkanya dilaporkan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyajikan premi bruto sebagai pendapatan seperti praktik sebelum PSAK 117.
- Mengabaikan selisih kecil pada rekonsiliasi yang sebenarnya menandakan data tidak konsisten.
Istilah di modul ini
- IFIE
- Beban keuangan asuransi: bunga atas liabilitas dan efek perubahan tingkat diskonto.
- Tie-out
- Pemeriksaan bahwa perubahan saldo sama dengan penggeraknya. Wajib nol.